Bismillaah
🌲Keutamaan Malu
✍Malu = Akhlak Terpuji
الْحَيَاءُ لَا يَأْتِي إِلَّا بِخَيْرٍ
“Sifat malu itu tidaklah mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan” (HR. Bukhari dan Muslim).
✍Malu cabang dari pada Iman.
الإيمانُ بِضعٌ وستونَ شُعبةً ، والحَياءُ شُعبةٌ منَ الإيمانِ
“Iman itu enam puluh sekian cabang, dan malu adalah salah satu cabang dari iman” (HR. Al Bukhari 9, Muslim 35).
✍Malu = Warisan Para Nabi
«إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى: إِذَا لَمْ تَسْتَحْيَ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ»
“Sesungguhnya diantara hal yang sudah diketahui manusia yang merupakan perkataan para Nabi terdahulu adalah perkataan: ‘jika engkau tidak punya malu, lakukanlah sesukamu’” (HR. Al Bukhari: 6120).
✍Malu yang paling utama adalah Malu kepada Allah Ta’ala.
Hal tersebut dapat menggerakkan hati untuk mengagungkan Allah Ta’ala, mencintai-Nya, Mengetahui bahwa Dia selalu melihatnya dan mengawasinya.
✍Malu menurut konsep Nabi
“Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya”. “Kami sudah malu wahai Rasulullah”, jawab para sahabat. Nabi bersabda: “Bukan demikian namun yang dimaksud malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya adalah menjaga kepala dan anggota badan yang terletak di kepala, menjaga perut dan anggota badan yang berhubungan dengan perut, mengingat kematian dan saat badan hancur dalam kubur. Siapa yang menginginkan akhirat harus meninggalkan kesenangan dunia. Siapa yang melakukan hal-hal tersebut maka dia telah merasa malu dengan Allah dengan sebenar-benarnya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi, dinilai hasan karena adanya riwayat-riwayat lain yang menguatkannya oleh Al Albani dalam Shahih Jami’ Shaghir no. 935).
- Ada 4 perkara agung dalam hadits diatas yang merupakan kebaikan yang universal, yaitu:
🌲Menjaga kepala dan anggota badan yang terletak di kepala: Menjaga pandangan dari yang haram, menjaga pendengaran dari mendengar yang haram, menjaga lisan dari perkataan yang haram, Menjaga wajah dari perbuatan dosa dan maksiat.
🌲Menjaga perut dan anggota badan yang berhubungan dengan perut.
🌲Mengingat kematian dan saat badan hancur dalam kubur.
🌲Siapa yang menginginkan akhirat harus meninggalkan kesenangan dunia.
✍ Malu Merupakan keutamaan dan karunia Allah:
Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". Q.S Yunus: 58).
No comments:
Post a Comment